Langsung ke isi

Liburan Adalah Saat Menyegarkan Pikiran dan Merenungi Hasil Ujian

Februari 27, 2011

Hai, lama nggak berjumpa, ya? …hehehe… hehe…

Banyak yang berpendapat kalau alasan hanya tinggal alasan. Selama sebuah perbuatan telah jelas-jelas dianggap kesalahan, alasan tidak lagi dibutuhkan. Tapi sebenarnya alasan itu penting. Mengetahui alasan atau asal muasal suatu kesalahan akan mencegah seseorang melakukan kesalahan serupa. Akan lega pula hati orang yang berbuat kesalahan itu jika alasannya bisa dicerna lawan bicara.

Nah, alasan saya menelantarkan blog ini selama berbulan-bulan dapat dijelaskan melalui persamaan berikut: kuliah padat+UAS+Males=HIATUS.

:( Read more…

And Towards the Future…

Oktober 6, 2010
tags:

Sudah berminggu-minggu sejak saya terakhir menulis sesuatu di dalam blog ini. Selama itu saya mengawali sebuah petualangan baru. Menjejaki dunia perkuliahan di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara. Selama hiatus saya melewati ospek – yang istilahnya di sini adalah DINAMIKA, bersosialisasi dengan masyarakat yang sama sekali asing, dan belajar hidup mandiri mengelola rumah tangga pribadi.

Dua minggu. Baru dua minggu lebih beberapa hari kalau diingat-ingat. Dunia kemahasiswaan cukup membuat pontang-panting bagi orang seperti saya. Segalanya serba diatur, dilakukan, dan dijalani sendiri. Tetek bengek rumah tangga macam mencuci, menyeterika, bersih-bersih, dan makan, yang biasanya diserahkan kepada emak, sekarang kalau nggak diurus sendiri, ya bikin murus. Read more…

Setiap Orang Harus Meninggalkan Rumah Ibunya Dalam Waktu Lama

September 16, 2010

Sebelumnya saya ucapkan selamat Hari Raya Idhul Fitri 1431 H kepada setiap umat muslim yang membaca blog ini. Semoga Idhul Fitri ini menjadi titik tolak yang bagus bagi kita semua menggarap ladang kehidupan dunia ini, dimana kita Insya Allah telah kembali menjadi insan fitri.

Posting ini singkat aja, hanya untuk membuktikan kalau saya masih hidup dan masih eksis di blog. Dan sekedar kabar aja, akhirnya saya siap menentukan langkah. Jakarta-Tangerang. Tanggal 20 September. STAN. Yeah, akhirnya kuliah juga. Memasuki dunia yang baru, yang lebih menuntut kedewasaan dan kemandirian.

Ugh, perut ini mual setiap mengingatnya. Hari sudah semakin dekat lagi…

By the way, akhirnya saya… I …stomp on the road…

Jangan bingung, judul blog ini emang sengaja dibikin begitu untuk menandai momen seperti ini. Why stomp? kenapa nggak step aja yang lebih wajar?

Karena Stomp membuat jejak yang lebih dalam dan kentara dibandingkan sekedar step. Jejak itu nantinya akan mudah ditemukan lagi ketika saya ingin mengenang segalanya. Itu filosofinya… aslinya ya embuh…

Anyway, posting selanjutnya mungkin akan ditulis di Tangerang.

Orang Yang Terpilih Dalam Novel Ini Menghadapi Banyak Masalah Sulit

Agustus 21, 2010

Sejujurnya, sejak tanggal 17 Agustus kemarin saya sudah berniat bikin poting tentang hari kemerdekaan, tapi keterbatasan koneksi dan kendala ruang dan waktu memaksa saya meringkuk dirumah sampai kemarin. Dasar pemuda nggak punya kerjaan yang sekolahnya baru mulai dua bulan lagi…

Cover depan Gethora

Maka, posting kali ini saya coba kasih rasa Indonesia. Saya mau me-review novel karya anak bangsa. Judulnya ‘Gethora: Bangkitnya Sang Penguasa Mantra’. Kedengarannya impor banget ya? Percayalah, pengarangnya orang Indonesia Asli. Pengarang muda ini berasal dari Medan, Omadi Pamouz nama penanya. Novel fantasi dengan konsep yang lumayan berat ini diterbitkan oleh Samanty.

Baru lihat cover-nya sudah cukup bikin tertarik. Kesannya sangar. Saat saya ambil novel itu dari raknya, saya dikejutkan oleh komentar penghiasnya yang ditulis orang Indonesia. Saya bolak-balik buku itu, dan dari sinopsis serta komentar-komentar di cover belakangnya membuat saya sadar: Ini adalah novel fantasi asli Made in Indonesia!

Buku setebal 431 halaman dan seharga Rp 60.000, 00 itu pun saya beli.

Read more…

Mimpi Orang yang Hidup di Dunia Bawah Lebih Gelap Daripada Hitamnya Langit Malam

Agustus 14, 2010

Daripada hanya menganggur, lebih baik review anime sajalah.

Kawan tahu darimana avatar saya berasal? Kalau kalian cukup kenal siapa saya pasti bisa menebak: Anime. Pertanyaannya adalah; anime yang mana?

Judulnya seperti album band ‘The Cage’; Darker Than Black. Produksinya dimulai tahun 2006 oleh studio yang juga menganimasikan Fullmetal Alchemist, Bones Studio. Disutradarai Tensai Okamura, anime ini terbagi dua season: season pertama (Kuro no Keiyakusha) terdiri dari 25 episode yang ditayangkan tahun 2007, dan season kedua (Ryuusei no Gemini) sebanyak 12 episode tayang pada akhir tahun 2009. Season kedua adalah kelanjutan season pertama hanya saja dengan perbedaan pada plot. Kalau di season pertama ceritanya lebih bersifat episodik dengan satu jalan cerita terdiri dari paling tidak dua episode, season kedua lebih linear dari awal sampai akhir. Anime ini juga termasuk anime yang tayang tengah malam di Jepang sana, jadi wajar kalau ada sedikit poin plus-plus di dalamnya :-P . Jadi anak kecil nggak boleh nonton!

Alkisah, terjadi sebuah fenomena supranatural besar di dunia. Sebagian besar kota Tokyo tiba-tiba menjadi daerah yang tak bisa dimasuki dengan banyaknya fenomena misterius terjadi di dalamnya. Kawasan aneh itupun dinamai Hell’s Gate. Dinding baja tebal yang membatasi tempat itu dengan dunia luar dan fasilitas penelitian skala internasional, PANDORA pun didirikan. Kejadian serupa terjadi di Brasil, dan kawasan itu dinamakan Heaven’s Gate. Bersamaan dengan munculnya kedua kawasan itu, langit malam bumi berubah, dimana atmosfer bumi tak bisa ditembus dan bintang-bintang menghilang, digantikan bintang-bintang palsu. Read more…

Buka Puasa Secukupnya Saja dan Waktu Imsak Bukan Berarti Harus Berhenti Makan

Agustus 12, 2010

Aih, tak terasa tahun ini sudah Bulan Ramadhan lagi. Bagi saya Ramadhan tahun ini terasa berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kenapa?

  • Sepanjang puasa saya benar-benar nganggur. Nggak ada sekolah, nggak ada kegiatan spesial di ‘sekolah’, dan nggak ada pula rutinitas yang berhubungan dengan pendidikan lainnya
  • Puasa tahun ini berbarengan dengan tanggal 17 Agustus (penting banget)
  • Baru di puasa ini saya mencoba menginstrospeksi diri dan ibadah yang saya lakukan sepanjang tahun.

Kawan, saat Bulan Ramadhan tiba, semua orang tentu telah mempersiapkan sesuatu. FPI melakukan grebekan di sana-sini, stasiun-stasiun TV beramai-ramai membuat program-program spesial Ramadhan, para ulama diundang ceramah dimana-mana, para ahli astronomi memicingkan mata mencari hilal, dan para remaja mempersiapkan tempat berburu senja hari. Saat saya bengong merenung selepas solat ashar terbesit pertanyaan; mengapa?

Ramadhan memang bulan yang istimewa. Kita semua tahu itu. Penyebabnya pun sudah kita ketahui. Di bulan ini kita menjalankan rukun Islam ke empat, pintu surga dibuka, pahala dilipat ganda, setan di sekkitar kita dibelenggu, siksa kubur direhat, dan pada akhirnya dosa kita dicuci bersih.

Namun sayang, seringkali keistimewaan luar biasa itu sering terlepas dari pikiran saya. Wajar sebenarnya, iman saya masih dangkal.Renungan kecil selepas solat ashar itu membuat saya

Baru tadi pagi saya menonton acara tafsir Al-Mishbah bersama Quraish Syihab. Ada perkataan beliau yang menarik hati saya. Ingatan saya jelek, jadi saya simpulkan kira-kira begini,

“Saat hati ini dilanda emosi negatif, luaskanlah pandangan Anda dengan mengingat Allah, niscaya jiwa anda akan mendapat kecerahan…”

Maaf kalau penafsiran saya salah.

Benar juga. Siapa tahu melankoli yang saya rasakan di awal puasa adalah cara Allah untuk mengingatkan, “HambaKu Agung, sekarang kamu sudah memasuki masa Aqil-Baligh, ingatlah bagaimana puasamu sebelum ini dan perbaikilah!”

Pikiran aneh, tapi herannya saya lebih termotivasi untuk meningkatkan kualitas ibadah saya. Dan saya punya target : Khatam Al-Qur’an di malam Idul Fitri. Bukan bermaksud menyombong, tapi post ini untuk mengingatkan saya di hari mendatang bahwa saya pernah dan Insya Allah selalu berupaya menjadi muslim yang lebih baik. Amin!

Kawan semua, mari kita jadikan momentum Bulan Ramadhan ini sebagai lahan bertumbuh kita. Bertumbuhnya iman, kedewasaan jiwa, dan kualitas ibadah kita. Semoga Ramadhan kalian sukses!!

Jangan berprasangka terlalu baik terhadap blogger hina ini

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.